Menghitung Nilai t dan F tabel dengan Excel

Untuk kepentingan pengujian hipotesa, kita sering membutuhkan nilai t dan F dari tabel yang biasanya tersedia di buku-buku statistik atau ekonometrik. Tapi ketika sampelnya besar (sehingga derajat bebasnya juga besar), biasanya angka tersebut tidak tersedia. Untuk angka satuan derajat bebas, umumnya pada tabel t hanya tersedia untuk derajat bebas sampai 60, dan untuk F tabel hanya 12 untuk N1 dan 20 untuk N2.

Sebenarnya di Microsoft Excel tersedia fasilitas untuk menghitung t dan F ini, berapapun ukuran derajat bebasnya.

Bagaimana caranya ?

Untuk t tabel.

1. Tempatkan kursor (pointer) anda di sel yang akan mengeluarkan hasil t tabel.

2. Ketik rumus ini =TINV(0.05,9). Kemudian tekan ENTER, maka akan keluar nilai t tabelnya. Ini kalau tingkat kesalahannya 5% dan derajat bebasnya 9. Tentunya anda bisa ganti angka-angka tersebut sesuai kebutuhan.

Untuk F tabel.

1. Tempatkan kursor (pointer) anda di sel yang akan mengeluarkan hasil F tabel.

2. Ketik rumus ini =FINV(0.05,8,3). Kemudian tekan ENTER, maka akan keluar nilai F tabelnya. Ini kalau tingkat kesalahannya 5% dan derajat bebas 1 = 8 dan derajat bebas 2 = 3. Tentunya anda bisa ganti angka-angka tersebut sesuai kebutuhan.

Oke, selamat mencoba. Tentunya anda juga bisa membuat sendiri tabel t dan tabel F seperti yang ada dibuku-buku statistik itu.

 

14 Tanggapan

  1. wah bagus juga pak..jadi gak susah n rumit

    Jawab:
    Alhamdulillah jika ini bermanfaat

  2. KOK SAYA GK BISA PAK, PERTAMA2 TARUH POINTER DISEL, TRUS TULIS RUMUSNYA DI BAR RUMUSKAN, TP KOK GK BISA PAK?? PLS GMNA CARANYA

    Jawab:
    Kemungkinan tidak bisa, ada beberapa sebab:
    1. Dalam membuat rumus, harus diawali tanda = atau tanda + atau tanda – (kalau ingin hasilnya negatif). Kalau itu tidak ada, Excel menganggap itu bukan rumus
    2. Tidak boleh ada spasi dalam rumus. Kalau ada spasi, Excel menyatakan ada error dalam rumus
    3. Perhatikan dalam rumus untuk mencari t-tabel, pemisah antara angka probabilita dengan derajat bebasnya adalah koma, bukan titik. Demikian juga pada f-tabel, pemisah antara probabilita dengan derajat bebas pertama adalah koma, dan pemisah derajat bebas pertama dengan kedua juga koma.
    4. Kadang-kadang setingan waktu menginstal Excel pada masing-masing komputer, bisa saja berbeda. Titik dianggap koma dan koma dianggap titik. Jadi kalau sudah dicek ketiga kesalahan diatas, ternyata masih juga tidak bisa. Coba ganti rumus tersebut. Titiknya jadikan koma dan komanya jadikan titik.
    Silakan dicoba lagi.

  3. mkasih pak dah bisa , trnyataa kurang tanda =, ok trims

    Jawab:
    Ya, kembali. Barusan saya postkan jawabannya.

  4. ada tips untuk uji hipotesa dua beda rata-rata ga pak,
    terimakasih

    Jawab:
    Di Excel ada fungsi untuk uji hipotesa dua rata-rata. Coba Klik Option, Data Analysis. Disitu ada empat pilihan yaitu t-test untuk dua sampel berpasangan, t-test untuk dua sampel dengan asumsi varians populasi tidak sama, t-test untuk dua sampel dengan asumsi varians sama, dan z-test jika varians populasi diketahui. Sayangnya saya belum sempat membahasnya. Mudah-mudahan ada waktu kedepan untuk membahas topik ini. Salam: Junaidi

  5. kok tetep g bisa se pak?

    Coba lihat jawaban saya ke guspur (diatas). Mungkin ada kesalahan yang dibuat

  6. pak untuk angka 9 itu diperoleh drai mana pak?
    soalnya saya ada buku r-tabel dengan N=15 dan taraf signifikansi 95% hasil yang diperoleh R-tabel = 0,514 yang saya bingungkan itu rumusnya gimana pak, soalnya dibuku yang sya baca tidak dicantumkan rumusnya jadi langsung r-tabel sekian gitu? makasih pak sebelumnya

    tingkat/taraf signifikansi (level of significance) = α (alpha)
    tingkat/taraf keyakinan (level of confidence) = 1 – α
    Mungkin yang Sdr. maksud dengan 95% diatas adalah taraf keyakinan, sehingga taraf signifikansinya adal 5%.
    Tulisan diatas membahas mengenai t dan F tabel, bukan R tabel.
    Angka 9 adalah derajat bebas yang dihitung dari n-k, dimana n = jumlah observasi dan k adalah jumlah variabel (bebas dan terikat). Misalnya jumlah observasi kita ada 12, variabel kita ada 3, maka db = 9.
    Tabel t biasanya kita gunakan untuk pengujian koefisien regresi secara parsial, sedangkan tabel F biasanya kita gunakan untuk pengujian secara simultan.

  7. makasih, kebuntuan saya terbuka

    Ya, sama-sama

  8. Ass.Wr.Wb.

    Saya mau tanya Pak, Gimana caranya menghitung :

    1. F – tabel

    2. t – tabel

    3. r – tabel

    saya menggunakan analisis regresi linear berganda dengan SPSS.12, tapi print outnya dari ke-3 item pertanyaan diatas tidak ada…. ? mudah_2an bisa membantu saya, mohon penjelasannya……THANK’S . Wass…..

    F tabel, t tabel dan r tabel memang tidak ada di printout SPSS. Coba lihat di lampiran buku-buku statistik. Disana ada. Tapi, saat ini kecenderungan peneliti dalam pengujian hipotesis adalah bukan membanding F,t hitung dengan F,t tabel. Kecenderungannya adalah membandingkan nilai p-value dengan alpha

  9. Ass…saya penelitia tentang analisis tuingkat kesejahteraan pak???salah satun menganalisis regresi..saya bingung memasukkan datax kdlm SPSS..truz di uji lg dgn uji simultan dan parsial..dmn bisa mlihat uji F & uji T nya pak…makasih sebelumnya..Wass….

    Banyak buku SPSS yang menjelaskan hal tersebut. Saya juga menulis di beberapa postingan:
    Untuk menginput data di SPSS lihat pada blog: http://tip-trik-spss.blogspot.com
    Untuk menganalisis regresi lihat pada blog: http://junaidichaniago.blogspot.com

  10. wah terima kasih banyak pak…atas ilmunya… permasaalahan saya terbantu, dan setelah saya coba hasilnya sama dengan di buku tabel distribusi t dari buku jalaludin rhamat “METODE PENELITIAN KOMUNIKASI”

  11. trima kasih pak masukannya. sangat berguna sekali. tapi saya tanya jika uji t dengan 2 sisi dengan t 0,025 gimana buat rumusnya

  12. saya tidak pernah berhasil menggunakan metode ini di excel. selalu error. padahal berkali kali dicek. aneh.

  13. numpang nanya pak, kalo n nya 100 variabel bebas 6 dan variabel terikat 1 berapa F tabelnya? trims

    Derajat bebas untuk F tabel ada dua yaitu db1 (pembilang) dan db2 (penyebut). Rumus db1 = k-1 dan rumus db2 = n-k. Dimana n=jumlah observasi dan k adalah jumlah variabel (bebas dan terikat). Catatan: rumus ini sering berbeda antar buku, tergantung cara mendefinisikan k tersebut (k hanya sebagai variabel bebas atau k sebagai variabel bebas + variabel terikat)
    Selanjutnya untuk menghitung F tabel diperlukan penetapan tingkat kesalahannya.
    Dengan demikian, jika n = 100 dan seluruh variabel ada 7 (6+1), maka db1 = 7-1=6 dan db2=100-7 = 93. Jika ditetapkan tingkat kesalahan 5% atau sama dengan 0,05, maka masukkan rumus ini di Excel.
    =FINV(0.05,6,93). Akan didapatkan nilai = 2.1977
    Ok, semoga dapat membantu

  14. terima kasih pak, begitu saya buka dan saya coba hasilnya luar biasa …. sekali lagi terima kasih sangat membantu sekali

    Ya, sama-sama

Tinggalkan Balasan