<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Tanggapan untuk Junaidi FE-UNJA</title>
	<atom:link href="http://junaidichaniago.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://junaidichaniago.wordpress.com</link>
	<description>Ekonomi, Kependudukan, Pendekatan Kuantitatif</description>
	<lastBuildDate>Fri, 27 Nov 2009 09:16:27 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Komentar di Artikel oleh Azizah</title>
		<link>http://junaidichaniago.wordpress.com/artikel/#comment-706</link>
		<dc:creator>Azizah</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 27 Nov 2009 09:16:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://junaidichaniago.wordpress.com/artikel/#comment-706</guid>
		<description>asslmkum. 
bapak, saat ini saya sedang mengerjakan tugas akhir saya tentang SEM, apakah saya boleh minta alamt email Bapak? saya inging konsultasi mengenai SEM dan sharing via email. terima kasih.
wasslm.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>asslmkum.<br />
bapak, saat ini saya sedang mengerjakan tugas akhir saya tentang SEM, apakah saya boleh minta alamt email Bapak? saya inging konsultasi mengenai SEM dan sharing via email. terima kasih.<br />
wasslm.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Regresi Atas Variabel Dummy oleh MArtin</title>
		<link>http://junaidichaniago.wordpress.com/2008/09/22/regresi-atas-variabel-dummy/#comment-705</link>
		<dc:creator>MArtin</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 09:43:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://junaidichaniago.wordpress.com/?p=1253#comment-705</guid>
		<description>Apakah skala locus control dari Rotter termasuk skala nominal? dan skala konformitas dengan bentuk Likert termasuk skala ordinal?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah skala locus control dari Rotter termasuk skala nominal? dan skala konformitas dengan bentuk Likert termasuk skala ordinal?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Bagian 1: Diskusi Kecil ttg Tulisan Dlm Blog Ini oleh riki</title>
		<link>http://junaidichaniago.wordpress.com/2009/05/17/diskusi-kecil-ttg-tulisan-dlm-blog-ini/#comment-704</link>
		<dc:creator>riki</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 09:42:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://junaidichaniago.wordpress.com/?p=1715#comment-704</guid>
		<description>ass.
pa sya mau mnayakan msalah standar error yg dngan menggunakan tingkat kyakinan misal 68%,95%,99%
dri kyakinan tersebut kan dngan sisa prsentase 32%,5%,1%
nah yg sya tanyakan pengertian psentase2 tersbut pa..!! mhon d bntu sjelas2nya..!! trima ksh</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ass.<br />
pa sya mau mnayakan msalah standar error yg dngan menggunakan tingkat kyakinan misal 68%,95%,99%<br />
dri kyakinan tersebut kan dngan sisa prsentase 32%,5%,1%<br />
nah yg sya tanyakan pengertian psentase2 tersbut pa..!! mhon d bntu sjelas2nya..!! trima ksh</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Regresi Atas Variabel Dummy oleh MArtin</title>
		<link>http://junaidichaniago.wordpress.com/2008/09/22/regresi-atas-variabel-dummy/#comment-703</link>
		<dc:creator>MArtin</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 09:37:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://junaidichaniago.wordpress.com/?p=1253#comment-703</guid>
		<description>Mohon bantuannya,
Saya sedang bingung untuk teknik analisis skripsi saya.
Judulnya hub locus of control dengan konformitas pada mahasiswa perokok. Saya tidak tahu teknik analisis apa yang harus dipakai. Yang saya tahu, skala locus control dari Rotter itu termasuk dummy karena nilai 1 untuk jawaban eksternal, dan nol untuk internal. dan skala konformitas saya memakai bentuk skala likert (SS, S, N, TS, STS). Bagaimana cara menggabungkan antara dua variabel tersebut? Saya ingin memakai program SPSS. Terima kasih..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mohon bantuannya,<br />
Saya sedang bingung untuk teknik analisis skripsi saya.<br />
Judulnya hub locus of control dengan konformitas pada mahasiswa perokok. Saya tidak tahu teknik analisis apa yang harus dipakai. Yang saya tahu, skala locus control dari Rotter itu termasuk dummy karena nilai 1 untuk jawaban eksternal, dan nol untuk internal. dan skala konformitas saya memakai bentuk skala likert (SS, S, N, TS, STS). Bagaimana cara menggabungkan antara dua variabel tersebut? Saya ingin memakai program SPSS. Terima kasih..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Transformasi Data Ordinal ke Interval dengan Excel oleh Antok Undip</title>
		<link>http://junaidichaniago.wordpress.com/2008/05/29/transformasi/#comment-702</link>
		<dc:creator>Antok Undip</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 03:35:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://junaidichaniago.wordpress.com/?p=43#comment-702</guid>
		<description>salam kenal pak! saya ada permasalahan dalam penelitian nih pak. kebetulan saya menggunakan skala likert poin 1-4 tapi yang menjadi pertanyaan penguji yaitu alasan mendasar kenapa menggunakan point 1-4 dan tidak 1-10. nah mohon bantuannya pak untuk menjelaskan. tapi alasan dari pertanyaan tersebut hanya ingin mengetahui justifikasi daripada pengambilan point 1-4. terimakasih pak!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal pak! saya ada permasalahan dalam penelitian nih pak. kebetulan saya menggunakan skala likert poin 1-4 tapi yang menjadi pertanyaan penguji yaitu alasan mendasar kenapa menggunakan point 1-4 dan tidak 1-10. nah mohon bantuannya pak untuk menjelaskan. tapi alasan dari pertanyaan tersebut hanya ingin mengetahui justifikasi daripada pengambilan point 1-4. terimakasih pak!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Memahami Skala-Skala Pengukuran oleh Nana</title>
		<link>http://junaidichaniago.wordpress.com/2008/07/01/memahami-skala-skala-pengukuran/#comment-701</link>
		<dc:creator>Nana</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 08:09:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://junaidichaniago.wordpress.com/?p=410#comment-701</guid>
		<description>Pak, kira-kira di buku apa yang ada dijelaskan tentang skala Guttman dan lokasi pengukuran (khususnya yang saya ingin baca adalah cutpoint) secara rinci? Trima Kasih Pak....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pak, kira-kira di buku apa yang ada dijelaskan tentang skala Guttman dan lokasi pengukuran (khususnya yang saya ingin baca adalah cutpoint) secara rinci? Trima Kasih Pak&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Menghitung Inverse Matriks di Excel oleh MAWARDI</title>
		<link>http://junaidichaniago.wordpress.com/2008/05/28/menghitung-inverse-matriks-di-excel/#comment-700</link>
		<dc:creator>MAWARDI</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 01:52:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://junaidichaniago.wordpress.com/?p=37#comment-700</guid>
		<description>Salam!
Terima kasih atas infonya.
Ada tidak bahasan tentang perkalian matriks 20 x 20. Soalnya itu kepake banget buat  anak-anak Teknik Sipil seperti saya.

&lt;blockquote&gt;Berapapun ukuran matriksnya, anda bisa gunakan fungsi MMULT di Excel. Caranya klik insert &gt; function &gt; math&amp;trig&gt; mmult. Blok matriks yang akan dikalikan, kemudian blok matriks pengalinya. Klik OK. Kemudian blok daerah yang akan jadi matriks hasil, tekan F2 kemudian tekan CTRL+SHIFT+ENTER&lt;/blockquote&gt;



</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam!<br />
Terima kasih atas infonya.<br />
Ada tidak bahasan tentang perkalian matriks 20 x 20. Soalnya itu kepake banget buat  anak-anak Teknik Sipil seperti saya.</p>
<blockquote><p>Berapapun ukuran matriksnya, anda bisa gunakan fungsi MMULT di Excel. Caranya klik insert &gt; function &gt; math&amp;trig&gt; mmult. Blok matriks yang akan dikalikan, kemudian blok matriks pengalinya. Klik OK. Kemudian blok daerah yang akan jadi matriks hasil, tekan F2 kemudian tekan CTRL+SHIFT+ENTER</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Analisis Regresi dengan Excel oleh meta</title>
		<link>http://junaidichaniago.wordpress.com/2008/06/25/analisis-regresi-dengan-excel/#comment-699</link>
		<dc:creator>meta</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 21:32:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://junaidichaniago.wordpress.com/?p=396#comment-699</guid>
		<description>ass pak..saya mo nanya... klo sudh melakukan regresi linear dgn excel spt diatas, kapan kita melakukan uji asumsi klasiknya pak...apa heterskedastisitas bisa juga pake excel pak..?? makasi

&lt;blockquote&gt;Sebaiknya menggunakan SPSS, fasilitas yang disediakan lebih banyak&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ass pak..saya mo nanya&#8230; klo sudh melakukan regresi linear dgn excel spt diatas, kapan kita melakukan uji asumsi klasiknya pak&#8230;apa heterskedastisitas bisa juga pake excel pak..?? makasi</p>
<blockquote><p>Sebaiknya menggunakan SPSS, fasilitas yang disediakan lebih banyak</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Buku Tamu oleh aqilah</title>
		<link>http://junaidichaniago.wordpress.com/buku-tamu/#comment-698</link>
		<dc:creator>aqilah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 05:57:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://junaidichaniago.wordpress.com/?page_id=20#comment-698</guid>
		<description>salam..bpk..
sy mau tny..gmn cr ny kita select cases?
krn sy ad 3 variable..ttp hny mmerlukan 2 variable shj utk dianalisa di chi square..
perlukah sy membuat variable baru tnpa memasukkan data utk variable y ke3..tp bknkah nnt akn terjadi missing??
harap bpk dpt mnjwbnya dgn segera....makasih~

&lt;blockquote&gt;Select case ditujukan untuk memilih kasus atau data dari satu variabel. Maaf, saya kurang paham maksud pertanyaannya&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam..bpk..<br />
sy mau tny..gmn cr ny kita select cases?<br />
krn sy ad 3 variable..ttp hny mmerlukan 2 variable shj utk dianalisa di chi square..<br />
perlukah sy membuat variable baru tnpa memasukkan data utk variable y ke3..tp bknkah nnt akn terjadi missing??<br />
harap bpk dpt mnjwbnya dgn segera&#8230;.makasih~</p>
<blockquote><p>Select case ditujukan untuk memilih kasus atau data dari satu variabel. Maaf, saya kurang paham maksud pertanyaannya</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Komentar di Transformasi Data dengan SPSS oleh Mira</title>
		<link>http://junaidichaniago.wordpress.com/2009/05/17/transformasi-data-dengan-spss/#comment-697</link>
		<dc:creator>Mira</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 23:14:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://junaidichaniago.wordpress.com/?p=1700#comment-697</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum, Pak sy mau tny, jika distribusi data tidak normal dan sya me-Ln(Logaritma natural) variabel y,lalu hslnya distribusi menjadi normal. tapi sya bingung alasan  me-Ln(Logaritma natural) variabel y, knp data menjadi berdistribusi normal??Tolong penjelasannya Pak. Trims

&lt;blockquote&gt;Salah satu alasan melogaritmakan variabel adalah untuk membuat distribusi data menjadi normal. Selain alasan tersebut juga tuntutan model. Misalnya model double log (variabel bebas dan terikatnya sama-sama di logkan). Untuk penjelasan lebih jauh lihat beberapa tulisan saya di blog ini&lt;/blockquote&gt;

</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum, Pak sy mau tny, jika distribusi data tidak normal dan sya me-Ln(Logaritma natural) variabel y,lalu hslnya distribusi menjadi normal. tapi sya bingung alasan  me-Ln(Logaritma natural) variabel y, knp data menjadi berdistribusi normal??Tolong penjelasannya Pak. Trims</p>
<blockquote><p>Salah satu alasan melogaritmakan variabel adalah untuk membuat distribusi data menjadi normal. Selain alasan tersebut juga tuntutan model. Misalnya model double log (variabel bebas dan terikatnya sama-sama di logkan). Untuk penjelasan lebih jauh lihat beberapa tulisan saya di blog ini</p></blockquote>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
