Grafik Batang Clustered dan Stacked pd SPSS (Seri 2 Grafik)


Tulisan ini merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya yang membahas mengenai grafik batang sederhana pada SPSS. Untuk memahami tulisan ini, silakan baca tulisan tersebut terlebih dahulu.
Kali ini kita akan membahas mengenai grafik batang clustered dan stacked. Data yang digunakan untuk latihan adalah data tingkat pendidikan dan pendapatan yang telah diberikan pada tulisan sebelumnya tersebut.
Setelah menginput data tersebut, klik Graphs > Legacy Dialogs > Bar. Akan muncul tampilan berikut:

Sebagai latihan, kita akan membuat grafik pendidikan yang dikelompokkan berdasarkan tingkat pendapatan. Klik Clustered, klik Summaries for groups of cases, kemudian klik Define, akan muncul tampilan berikut:
Pada Bar Represent klik % of cases (tentunya anda bisa mencoba pilihan lainnya). Masukkan variabel Pendidikan pada kotak Category Axis dan variabel Pendapatan pada kotak Define Cluster by. Kemudian klik OK. Akan muncul output grafik sebagai berikut:

Ini adalah grafik batang clustered. Apa perbedaannya dengan grafik batang stacked ? Jika anda ambil pilihan stacked pada proses sebelumnya, output grafik akan menjadi sebagai berikut:

Terlihat bahwa perbedaan antara grafik batang clustered dengan stacked adalah jika pada clustered pengelompokkan pendapatan dilakukan secara horizontal (kesamping), pada stacked dilakukan secara bertumpuk vertikal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: