Program ORDI: Cara Membaca Output


Sebelum membaca bagian ini, silakan baca terlebih dahulu empat  tulisan sebelumnya mengenai Ordi yaitu:

Pengenalan Program Ordi: Transformasi Data Ordinal ke Interval

Cara Menginstal Program Ordi

Cara Menjalankan Program Ordi

Persyaratan Input Data Program Ordi

Berikut dijelaskan cara membaca output dari program Ordi.

Output Ordi terdiri dari dua bagian yaitu  Proses Perhitungan dan Hasil Akhir. Output proses perhitungan berada pada  range A:H. Dalam contoh kita ditampilkan kembali sebagai berikut:

Berikut ini cara membaca proses perhitungan transformasi data ordinal ke interval

  1. Pada kolom H baris ke 2  dan baris ke 15 (dstnya untuk variabel berikutnya berjarak 13 baris) menjelaskan kolom/variabel yang dianalisis (ordi menganggap kolom pertama dari range input data sebagai kolom/variabel  1, kolom kedua sebagai kolom/variabel 2 dstnya).
  2. Kolom A (Ordinal/Kategori)  menunjukkan nilai kategori data yang diinput (dari kategori terendah ke kategori tertinggi). Sebagaimana terlihat diatas, pada variabel 1, kategori terendah adalah 1 dan tertinggi adalah 6, sedangkan pada  variabel 2, kategori terendah  adalah 1 dan tertinggi adalah 5
  3. Kolam B (Frekuensi) menunjukkan banyaknya data pada masing-masing kategori
  4. Kolom C (Proporsi) merupakan hasil bagi masing-masing nilai pada kolom B terhadap total (banyaknya observasi)
  5. Kolom D (Proporsi Kumulatif)  adalah proporsi kumulaif dari kolom C. Misalnya angka 0,5 pada sel D6 adalah hasil 0,2 + 0,3, sedangkan angka  0,6 pada sel D7 adalah hasil 0,2 + 0,3 + 0,1. Demikian seterusnya
  6. Kolom E (z_val) adalah nilai Z (distribusi normal) untuk proporsi kumulatif dari kolom D. Nilai Z ini bisa dilihat dari tabel distribusi normal yang umumnya tersedia pada lampiran-lampiran buku statistik.  Nilai Z hanya  dihitung untuk proporsi kumulatif lebih besar dari 0 dan lebih kecil dari 1. Karenanya, dalam kasus diatas pada kategori 6 (variabel 1) dan kategori 5 (variabel 2), nilai Z tidak dihitung (tertulis hanya angka 0).
  7. Kolom F (z*_val) adalah nilai batas Z (nilai fungsi padat probabilitas pada absis Z) untuk setiap kategori.
  8. Kolom G (sv) adalah scale value (interval rata-rata) untuk setiap kategori yang dihitung melalui
  9. Kolom H  adalah score (nilai hasil transformasi) untuk setiap kategori. Inilah hasil perhitungan akhir kita, yang dihitung  melalui persamaan:Selanjutnya output kedua (output hasil akhir ) ditampilkan mulai dari kolom J(untuk kolom/variabel 1) dan seterusnya, seperti terlihat pada gambar berikut:

Output hasil akhir ini adalah output yang telah mentransformasi masing-masing observasi kita dengan nilai-nilai yang terdapat pada kolom H (dari proses perhitungan).

Bersambung ke tulisan: Pesan-Pesan Kesalahan Program ORDI

Ingin memperoleh program ORDI. Untuk keterangannya, klik disini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: