Pelaksanaan PPDB Kota Jambi 2014 (Catatan untuk Dinas Pendidikan Kota Jambi dan Orang Tua Siswa)


Oleh : Junaidi

Tahun ini Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Jambi telah membuat langkah maju dalam  Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) khususnya untuk jenjang pendidikan SMP, SMA dan SMK Negeri. Langkah ini patut diberikan pujian dalam mewujudkan PPDB yang tertib, aman, lancar, transparan dan akuntabel. Meskipun demikian, dalam pelaksanaannya, ternyata menimbulkan berbagai keresahan  orang tua siswa. Baik karena sering error nya website untuk pendaftaran PPDB online sehingga susah untuk diakses, kesalahan sistem sehingga tidak terperingkatnya nilai siswa secara baik dan tersistem, maupun kecurigaan terhadap kemungkinan kecurangan/manipulasi dalam PPDB khususnya PPDB off-line dan berbagai persoalan-persoalan lainnya.

Sebagai sesuatu yang baru, dalam batas-batas tertentu berbagai persoalan tersebut dapat kita maklumi secara bersama. Namun demikian, belajar dari kesalahan-kesalahan tersebut, ke depan diharapkan Disdik Kota Jambi mampu mengembangkan sistem yang lebih baik sehingga dapat menjadi contoh dan panutan bagi kabupaten/kota lainnya di Provinsi Jambi. Pengembangan sistem ini tentunya juga harus didukung keinginan bersama masyarakat khususnya orang tua siswa, sehingga PPDB Kota Jambi dapat lebih bersih dan transparan serta bebas dari berbagai kecurangan (atau dugaan kecurangan) dalam pelaksanannya.

Terkait dengan hal tersebut, beberapa catatan sebagai sumbang saran dalam perbaikan PPDB Kota Jambi ke depan.

 

Catatan untuk Disdik Kota Jambi

Dua catatan penting untuk Disdik Kota Jambi yang mungkin dapat berguna untuk penyempurnaan PPDB Kota Jambi ke depan adalah:

Gunakan tenaga profesional dalam mengembangkan website PPDB Online

Berbagai alasan yang dikemukakan Disdik Kota Jambi terkait dengan permasalahan website PPDB menunjukkan bahwa tenaga ahli yang digunakan kurang profesional dalam pekerjaannya. Hal ini terlihat dari alasan-alasan yang dikemukakan di media terkait dengan PPDB online diantaranya:

“Karena datanya masuk secara serentak, maka web nya jadi lambat/down/error”. Pertanyaannya: apakah tidak bisa diantisipasi sebelumnya berdasarkan jumlah lulusan SD dan lulusan SMP yang akan mendaftar ke jenjang yang lebih tinggi? Padahal data tersebut tersedia secara lengkap di Disdik Kota Jambi. Jika dapat diantisipasi tentunya pengembang web dapat menggunakan hosting dan sistem yang lebih sesuai.

“Penundaan pengumuman seleksi karena harus melakukan validasi data dan menyusun peringkat peserta. Validasi menjadi rumit karena ada peserta yang memasukkan nilai salah, misalnya 35,6 dibuat jadi 365, ada peserta yang terdaftar dua kali dan  berbagai alasan lainnya.” Pertanyaannya: apakah tidak bisa dibangun sistem yang bisa menyaring kesalahan-kesalahan tersebut? Apakah tidak bisa dibangun sistem yang mampu menyusun peringkat peserta secara otomatis.

Sebagai catatan, pada awal-awal web PPDB online berlangsung, orang tua siswa masih dapat melihat peringkat sementara anaknya pada sekolah dituju. Adanya menu ini sangat menguntungkan karena orang tua siswa bisa mengantisipasi kemungkinan diterima atau tidak  anaknya pada sekolah tersebut. Dengan demikian, orang tua siswa dapat mencari alternatif sekolah lain (swasta) untuk melanjutkan pendidikan anaknya.

Tetapi beberapa hari kemudian, menu peringkat sementara dihapuskan dari web PPDB. Ini menimbulkan kecurigaan pada orang tua siswa terhadap adanya permainan peringkat penerimaan. Selain itu, dengan dihapuskannya menu peringkat sementara tersebut, PPDB online menjadi kehilangan makna transparansinya.

Perbaikan Sistem PPDB off-line

Dalam Petunjuk Teknis (Juknis) PPDB Kota Jambi dinyatakan bahwa 60% dari daya tampung sekolah diseleksi secara online dan 40% secara offline melalui jalur peserta didik prestasi, peserta didik miskin dan bina lingkungan. Seleksi offline ini rawan menimbulkan kecurigaan orang tua siswa, karena kurangnya sosialisasi mengenai kriteria dalam menentukan kelulusan calon siswa, jika peserta yang mendaftar jalur offline melebihi daya tampung. Sebagai contoh, jika terdapat banyak siswa berprestasi di bidang olah raga, apakah peringkatnya ditentukan oleh skala prestasinya (internasional/nasional/regional/lokal) atau berdasarkan nilai akhir ujian nasionalnya? Pengumuman kelulusan dalam seleksi offline juga tidak mencantumkan dasar penentuan kelulusan tersebut.

Oleh karenanya, perbaikan juknis sistem PPDB offline ke depan menjadi penting dalam rangka menjamin sistem yang lebih transparan dan tidak menimbulkan dugaan adanya penyimpangan.

 

Catatan untuk Orang Tua Siswa

Demi menjamin masa depan yang lebih baik, kita, para orang tua sering terlalu memaksakan anak untuk diterima pada sekolah-sekolah yang dianggap memiliki mutu yang bagus tanpa mempertimbangkan kemampuan anak lolos seleksi pada sekolah yang bersangkutan. Berbagai cara (??)  dilakukan, yang bahkan tanpa kita sadari telah melanggar norma-norma yang harusnya sejak awal ditanamkan pada si anak.

Seandainya dengan berbagai cara tersebut, akhirnya sang anak diterima di sekolah yang dituju (padahal seharusnya tidak lolos kriteria seleksi). Mari sama-sama kita renungkan hal berikut: Pertama, kita telah mencuri hak anak orang lain yang seharusnya bisa lolos seleksi ke sekolah tersebut (penulis menggunakan kata-kata mencuri, karena dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, mencuri berarti mengambil milik orang lain tanpa izin atau dengan tidak sah). Ini juga berarti kita telah menanamkan suatu nilai pada anak kita sendiri bahwa mencuri adalah sesuatu yang tidak melanggar norma. Kedua, apakah begitu teganya kita memberikan sesuatu yang dicuri (sesuatu yang bukan haknya) kepada anak yang kita sayangi? Anak yang selama ini sudah kita jaga agar terhindar dari segala rezeki yang tidak halal?

Sebagai penutup, semoga renungan ini (yang mudah-mudahan mampu menjadi pencerahan bagi kita sebagai orang tua), serta perbaikan-perbaikan yang dilakukan  oleh Disdik Kota Jambi, dapat menjadikan PPDB Kota Jambi ke depan menjadi lebih baik sebagaimana yang kita harapkan.  Mari bersama menjaga anak-anak bangsa kita.

 

Artikel ini  dimuat pada Harian Jambi Ekspres Tanggal 15 Juli 2014

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: