Iklan

Aplikasi LISREL pada Model Persamaan Struktural (Seri LISREL bag.8)

Tulisan ini merupakan seri terakhir (seri kedelapan) dari seri yang membahas mengenai aplikasi-aplikasi dasar dari LISREL. Tentunya, untuk mendalami lebih jauh mengenai LISREL, kita harus membaca buku-buku mengenai LISREL dengan bahasan-bahasan yang lebih lanjut. Meskipun demikian, sebagai tulisan yang mengantarkan kepada pemahaman awal, harapannya ini bisa membantu.

Ok. Pada tulisan ini kita akan fokuskan pada aplikasi LISREL untuk Structural Equation Model (SEM). SEM secara statistik adalah generasi kedua dari teknik analisis multivariate, yang memungkinkan peneliti untuk menguji hubungan antara variabel yang kompleks baik recursive maupun non-recursive untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai keseluruhan model. Baca lebih lanjut

Iklan

Modifikasi Model Pengukuran & Analisis Faktor (Seri LISREL bag.7)

Tulisan ini merupakan seri ketujuh dari tulisan seri LISREL yang ada pada blog ini. Jika pada seri keenam kita membahas mengenai model pengukuran dan analisis faktor, pada seri ketujuh ini juga masih membahas hal yang sama, tetapi lebih ditekankan pada teknik modifikasi model dalam analisis faktor jika model fit tidak baik Baca lebih lanjut

Aplikasi LISREL pada Model Pengukuran & Analisis Faktor (Seri LISREL bag.6)

Tulisan ini merupakan seri ke 6 dari seri LISREL yang akan membahas mengenai aplikasi LISREL pada Model Pengukuran dan Analisis Faktor. Silakan baca dulu seri 1 – 5 dari tulisan LISREL yang ada pada blog ini.

Untuk mengukur suatu variabel/faktor, kita memerlukan indikator-indikator yang membentuk variabel tersebut. Misalnya untuk mengukur tingkat ketampanan seseorang, maka indikatornya misalnya panjang hidung, warna kulit dan lain sebagainya. Nah, pemodelan yang ditujukan untuk mengukur dimensi-dimensi yang membentuk sebuah faktor atau variabel tersebut disebut Measurement Model atau Model Pengukuran. Measurement model berkaitan dengan sebuah faktor. Karenanya, analisis yang dilakukan sebenarnya sama dengan analisis faktor, dalam konteks apakah indikator yang digunakan dapat mengkonfirmasi faktor. Baca lebih lanjut

Aplikasi LISREL untuk Path Analysis (Seri LISREL bag.5)

Pada tulisan seri kelima ini, kita akan mencoba mengaplikasikan program LISREL untuk Path Analysis. Untuk dapat mengikuti pembahasan pada tulisan ini, Anda diharapkan sudah membaca tulisan-tulisan seri LISREL sebelumnya yang ada pada blog ini (Seri 1, Seri 2, Seri 3 dan Seri 4)

Analisis jalur (Path Analysis) merupakan teknik statistik yang digunakan untuk menguji hubungan kausal antara dua atau lebih variabel. Analisis jalur berbeda dengan teknik analisis regresi lainnya, dimana pada analisis jalur memungkinkan pengujian dengan menggunakan variabel mediating/intervening/perantara (misalnya X→ Y → Z) Baca lebih lanjut

Aplikasi LISREL untuk Regresi (Seri LISREL bag.4)

Tulisan seri keempat dari LISREL ini akan membahas aplikasi sederhana pada persoalan regresi berganda. Misalkan, kita punya data mentah dari 474 pekerja/karyawan yang mencakup variabel-variabel sebagai berikut: (Untuk latihan,silakan ambil datanya disini. Tapi data tersebut dalam bentuk word, rubah dulu ke Excel atau SPSS ya. Maklum, WordPress tidak mendukung file data Excel dan SPSS)

X1 = pendidikan dalam tahun pendidikan formal

X2 = masa kerja pada pekerjaan (perusahaan) sekarang dalam bulan

X3 = masa kerja sebelum pekerjaan (perusahaan) sekarang dalam bulan

Y1 = Gaji sekarang (dalam Juta Rp)

Y2 = Gaji awal bekerja (dalam Juta Rp) Baca lebih lanjut

Menyiapkan Input Perintah pada LISREL (Seri LISREL bag.3)

Jika pada seri kedua tulisan LISREL kita sudah membahas dasar-dasar input data dengan PRELIS, maka pada seri ketiga ini akan dibahas tahapan-tahapan input file (perintah) dengan SIMPLIS.

MENYIAPKAN INPUT FILE/PERINTAH (Program/Bahasa SIMPLIS)

Buka program LISREL, kemudian klik File dan klik New. Akan muncul tampilan berikut: Baca lebih lanjut

Mempersiapkan Input Data untuk LISREL (Seri LISREL bag.2)

Dalam operasinya, Program LISREL membutuhkan input data dan input file (perintah). Untuk menyiapkan input data, LISREL menyediakan program PRELIS dan untuk menyiapkan input file, LISREL menyediakan program SIMPLIS sebagai bahasa perintah.

Pada dasarnya selain menggunakan PRELIS, input data untuk LISREL juga dapat ditulis dengan text documen. Demikian juga untuk input file, selain melalui SIMPLIS juga dapat disiapkan melalui bahasa LISREL itu sendiri. Namun demikian, alternatif tersebut tidak dianjurkan karena relatif sulit untuk dioperasionalkan. Oleh karenanya, pada seri LISREL bagian kedua ini hanya akan diuraikan tahapan-tahapan persiapan input data dengan PRELIS, dan pada seri tulisan LISREL bagian ketiga akan dibahas tahapan-tahapan input file (perintah) dengan SIMPLIS. Baca lebih lanjut