Iklan

Jangan Terlalu Banyak Membuat Link dalam Satu Halaman

Awalnya, halaman depan blog saya, saya link ke semua tulisan yang ada di blog. Ini saya maksudkan agar pengunjung bisa secara mudah mengakses tulisan-tulisan tersebut. Namun demikian, semakin lama semakin banyak tulisan yang dipostkan maka semakin banyak juga link yang ada pada halaman depan tersebut, sehingga ditambah dengan link-link lainnya mencapai hampir 120 an link.

Ini ternyata sangat mengganggu mesin pencari dan menyebabkan blog saya kurang terindeks secara optimal, dan berpengaruh pada tidak terindeksnya beberapa tulisan-tulisan baru saya. Akhirnya, pada halaman depan, link-link pada tulisan tersebut saya hapus dan tinggal hanya judul tulisan tersebut. Hasilnya, tulisan-tulisan yang tadi terindeks di mesin pencari akhirnya kembali terindeks.

Ini sekedar tip bagi para blogger, agar jangan membuat terlalu banyak link pada satu halaman. Usahakan kurang dari 100 link.

Iklan

Jangan Terlalu Boros dengan Tag

Hampir dua bulan, blog saya tidak di ping oleh technorati, sehingga tulisan-tulisan baru saya tidak muncul dalam list mereka. Selain itu, pada tag surfer di wordpress, tag-tag tulisan pada blog saya juga tidak tercantum. Ini berdampak pada turunnya kunjungan ke blog secara drastis.

Tag memang berbeda dengan kategori. Katanya tag lebih fleksibel dan bisa dibuat sebanyak-banyaknya. Karenanya pada setiap tulisan, saya cantumkan tag yang cukup banyak sehingga total tag di blog saya lebih 300 an. Dampaknya ? Ya seperti yang saya kemukakan di atas tadi.

Akhirnya, tag-tag tersebut saya perbaiki dan kurangi, hingga menjadi kurang dari 50 an. Nah, tidak lama kemudian, tulisan saya muncul kembali pada tag surfer nya wordpress, dan si tecnorati kembali memping tulisan-tulisan saya. Kunjungan ke blog saya kembali meningkat secara bertahap.

Ini sekedar berbagi pengalaman dengan blogger yang lain, yang saya lihat juga seringkali mencantumkan tag yang banyak pada tulisannya. Jangan terlalu boros dengan tag, dan usahakan hanya sekitar 5 – 10 tag saja.